Contoh Soal Induksi Magnetik & Pembahasan Kelas 12. Informasi berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 1 dan 2. Partikel bermuatan +q yang bergerak dengan kecepatan v memasuki daerah bermedan magnetik konstan B melalui titik O seperti ditunjukkan gambar. Arah medan magnetik B ke bawah. Pertanyaan. Perhatikan gambar berikut! Jika jari-jari lingkaran tersebut adalah 7 cm, maka panjang busur AB adalah . 5,5 cm. 6 cm. 6,5 cm. 7 cm. Iklan. Jadi, jawaban yang tepat adalah C. 20. Perhatikan gambar berikut! Diketahui panjang AB = 9 cm dan AD = 5 cm. Panjang BC adalah a. 4 cm b. 5 cm c. 6 cm d. 8 cm Pembahasan: Pertama kita cari panjang CD dengan rumus: = 5 x 4 = 20 CD = √20 Sedangkan, panjang BC kita hitung dengan rumus phytagoras: = 16 + 20 = 36 BD = √36 = 6 cm Pada gambar berikut, jika panjang busur PQ = 12 cm, panjang busur QR = 30 cm, dan luas juring POQ = 45 cm 2, maka berapakah luas juring QOR? Penyelesaian: Contoh 4: Panjang jari-jari sebuah lingkaran dengan pusat O adalah 5 cm. Titik P dan Q terletak pada lingkaran. Jika panjang busur PQ = 6,28 cm, hitunglah luas juring POQ. Penyelesaian: Berdasarkan rumus tersebut, diperoleh perhitungan sebagai berikut. Diketahui jari-jari lingkaran 35 cm dan ∠ BOQ = 14 4 ∘ (Sudut Pusat) Panjang busur QR. Panjang Busur = = = = 36 0 ∘ Sudut Pusat × 2 π r 36 0 ∘ 14 4 ∘ × 2 × 7 22 × 35 5 2 × 44 × 5 88 cm Dengan demikian, panjang busur QR adalah 88 cm Luas juring QOR 17. Nilai n pada gambar di bawah ini adalah… A. 10 cm B. 11 cm C. 12 cm D. 13 cm. 18. perhatikan gambar berikut! Panjang sisi miring adalah… A. 16 cm B. 17 cm C. 18 cm D. 19 cm. 19. Sebuah persegi panjang memiliki panjang 16 cm dan lebar 12 cm. Panjang diagonal persegi panjang tersebut adalah… / A. 24 cm B. 22 cm C. 20 cm D. 18 cm. 20. Luas = L = ½ x d 1 x d 2. Keliling = K = 4 x s. Belah ketupat memiliki sifat-sifat sebagai berikut: Memiliki empat sisi yang sejajar, berpasangan, dan sejajar. Sudut-sudut yang berhadapan sama besar. Dua diagonal berpotongan tegak lurus, sama panjang, dan membagi dua bagian sama besar. Memiliki 2 simetri lipat, 2 simetri putar dan 2 sumbu simetri. INDIKATOR SOAL 3.2. Peserta didik dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas bangun datar. 1. (UN 2014) Perhatikan gambar! Panjang QR dapat ditentukan sebagai berikut: QR = = = = = PR 2 − PQ 2 1 7 2 − 8 2 289 − 64 225 15 cm Jadi, panjang QR adalah 15 cm Perhatikan gambar berikut! Panjang QR dapat ditentukan sebagai berikut: Cermati Gambar berikut! Gambar 4.35 . Kombinasi segitiga siku-siku Dengan menemukan hubungan antarsudut-sudut dan panjang sisi-sisi pada segitiga siku-siku yang ada pada gambar, hitunglah sin a. Perhatikan segitiga siku-siku PQR. Perbandingan panjang sisi di depan sudut dan sisi miring adalah , maka diperoleh: Jadi, panjang PQ adalah . b. Perhatikan segitiga siku-siku PQS. Karena memuat sudut maka segitiga PQS merupakan segitiga sama kaki sehingga . Jadi, panjang QS adalah . c. Sisi-sisi yang bersesuaian pada dua trapesium sebangun di atas adalah AD dan PS, AB dan PQ, BC dan QR, serta CD dan RS. Pada dua bangun yang sebangun, perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian adalah sama. Dengan menerapkan perbandingan sisi pada dua trapesium di atas, diperoleh perhitungan untuk menentukan panjang QR sebagai berikut. Pertanyaan. Pada gambar berikut, segitiga PQR dan segitiga STU merupakan dua segitiga kongruen. Besar ∠R=∠U dan ∠Q=∠S, Manakah pasangan sisi yang sama panjang? PR = SU. 3. Perhatikan gambar segitiga dibawah ini! Tentukan QR dan QU. Pembahasan: Seperti penyelesaian pada soal nomor 2. Ambil perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian dari segitiga PQR dan segitiga SUR! QU = QR – UR = 20 cm – 15 cm = 5 cm. Jadi, panjang sisi QR = 20 cm dan panjang sisi QU = 5 cm. 4. Perhatikan gambar berikut. Tentukan panjang DE Febiola S. Perhatikan gambar berikut! Pada gambar tersebut, titik P, Q, R, dan S adalah titik tengah EF, FG, GH, dan EH. c. Bangun apakah yang terbentuk? Berikan penjelasannya! NX3Qwo.

perhatikan gambar berikut panjang qr adalah